Minggu, 27 Maret 2016

Penting untuk diketahui pemilik Grand Livina

Penting untuk diketahui pemilik Grand Livina
Hal2 umum yg terjadi & penting diketahui bagi pemilik grand livina

Hal2 dibawah ini adalah wajar terjadi dan penting u/ diketahui bagi pemilik grand livina
yg baru:

   -  Suara A/C saat dinyalakan spt kompresor angin nembak

   -  Suara Fan Radiator yg keras (ada 3 step yg secara otomatis beroperasi tergantung suhu mesin)

    - Bau sangit yg berasal dari part exhaust system, umumnya 2 minggu bau tsb akan hilang.

    - Cadangan Air Radiator terkadang tinggal 1/2 dan bisa naik ke max lagi, selama diantara garis min-max tidak perlu ditambah kecuali sudah dibawah garis min.

    - Oli mesin berkurang >> pd deep stick titik atas dan bawah adalah 1ltr, bila oli mesin berkurang ini krn mesin GL berteknologi lean burn yg beroperasi pada suhu 90 derajat sdgkan oli NGO adalah 10w30 yg encer jadi penguapan oli krn panas mesin lebih besar dari pada oli 10w40. Melihat deep stick sebaiknya pagi hari saat mesin belum di nyalakan, bila oli berkurang bisa ditambahkan dg NGO dg perkiraan titk bawah-atas adalah 1ltr... jangan ditambahkan berlebihan dari titik atas.

    - Air Aki berkurang >> ini umumnya tidak terjadi bila tidak menggunakan perangkat electronik yg membebani aki berlebihan. Bila berkurang boleh ditambahkan tapi hati2 jangan sampai meluap krn Di Livina, pada bagian gear box yg lokasinya dibawah accu, ada part yg namanya CSC (Consentric Slave Cylinder). Nah, part ini kalau terkena air accu, akan bikin kopling nge-loss. Jadi, hati2 kalo nambahin air accu, jangan sampai kepenuhan. CSC ini cukup sensitif & tidak boleh dipasang ulang bila telah dicopot, harus ganti baru.

    - Air Filter berminyak >> ini memang wajar krn Air Filter grand livina adalah oil based yg dapat menyaring debu lebih sempurna, tapi bila mobil beroperasi pada jalan berdebu sebaiknya sering di bersihkan krn kotoran debu yg menyumbat jalur udara dapat membuat FC boros.

    - Tekanan angin ban std 32-35psi, kurang dari std pabrikan memberikan dampak FC lebih boros dan mobil terasa lebih limbung krn profil dinding ban dunlop yg lumayan tinggi (65).

    - Penggantian Head Unit STD, harus tarik kabel ground baru, jangan gunakan kabel ground dari HU std, krn menyebabkan sekring putus.

    - Door trim bila di buka dan kabel power window di copot maka otomatic power window non aktif jadi harus direset dg cara turunkan kaca sopir ke bawah tahan 5 detik dan naikkan ke atas tahan 5 detik.

    - Alarm std tidak berfungsi apabila menggunakan anak kunci u/ membuka pintu. Tujuan utama adalah apabila remote tidak berfungsi (rusak/low bat) maka dg anak kunci saja tetap bisa buka pintu dan jalankan mobil u/ pulang/pergi .. krn remote asli cuma 1 bh. Bila remote asli hilang .. pengganti anak remotenya 1jtan. Disarankan pakai alarm aftermarket, tp jangan sembarang pasang alarm krn teknisi yg minim pengetahuan jadi menyebabkan kita harus bawa 2 remote kemanapun. Alarm std tidak dapat di cabut..hanya dapat di non aktifkan. Pasanglah alarm di tempat penjual alarm yg specialis spt CCAS.

    - Karat di bagian Knalpot, terutama antara sambungan kanlpot dan ujung nya.

sumber : http://bisabengkelsendiri.blogspot.co.id/2013/02/penting-untuk-diketahui-pemilik-grand.html

Rabu, 16 Maret 2016

Musim Hujan Telah Datang, Yuk Ganti "Wiper"!

Jakarta - Wiper mendadak menjadi bagian penting dari mobil bila musim hujan tiba. Kalau karetnya getas karena dimakan usia atau pengaruhi cuaca (panas dan hujan), kaca tidak bisa dibersihkan dengan baik. Penglihatan saat mengemudi akan terganggu. Karena itulah, perlu memeriksa atau menggantinya.

Untuk menggantinya, gampang karena tidak memerlukan perkakas khusus.  Ya, sediakan saja komponen yang baru! Berikut caranya:

1. Pilih wiper set (termasuk rangka segitiga) sesuai dengan merek dan model mobil Anda  agar mudah dipasang. Biasanya dapat dilihat melalui label pembungkus di bagian atas. Di toko aksesori yang dijual karetnya saja. Hal tersebut tidak dianjurkan karena harus dipotong sesuai dengan ukuran setiap mobil (ukuran universal)

2. Angkat besi pegangannya sampai tidak menempel lagi di kaca. Putar arah kebalikan dari posisi awal. Dari situ terlihat lokasi pengunci antara besi dan rangka wiper. Di bagian bawah ada tonjolan yang berfungsi sebagai pengunci (lihat gambar). Tekan, lantas tarik ke bawah untuk melepaskannya. Hapalkan posisi saat melepas.

3. Setelah itu masukkan wiper baru dengan posisi yang sama pada saat  melepasnya. Masukkan ke dalam pengunci dan duduk dengan mantap ditandai dengan bunyi "klik"

4. Sebelum diletakkan ke posisi semula, sebaiknya ujung penampang karet yang menempel pada kaca dilap dengan kain basah. Tujuannya, memastikan tidak ada benda keras yang menempel pada karet.

5. Jangan lupa memeriksa air pembersih kaca di tangkinya. Begitu juga hasil semprotannya ke kaca.

sumber:
Sumber : WikiHow , Kompas
Image : wikiHow

Minggu, 21 Februari 2016

DIY : Ganti nozzle washer OEM Livina ke nozzle OEM Innova


gambar 1 - nozzle OEM Livina
Permisi agan2 semua.. Saya newbie mau coba ngasih DIY buat ganti nozzle OEM livina family dengan menggunakan nozzle OEM Innova.. Maap kalo agak2 repost.
Seperti yang kita ketahui, performa nozzle OEM livina gak terlalu bagus karena semburan air tidak merata. Lubang di tiap nozzle ada 2, total 4 lubang untuk menyemburkan air washer ke windshield..
Masih banyak area yang tidak tercover oleh semburan tersebut. Hal ini menyebabkan wiper akan menyapu banyak area yang masih kering. Akibatnya kalau sering2 bisa bikin baret kaca windshield.


gambar 2 - Penampakan nozzle OEM innova
Bisa di tebus sekitar 95rb. Di FJB ada beberapa lapak yang jual. Atau bisa dibeli di beres Toyota.. Modelnya agak berbeda dengan oem livina di bagian connector ke selangnya. Nozzle livina menghadap vertikal ke bawah, sedangkan nozzle innova menghadap ke samping (horizontal). Disinilah kenapa saya butuh selang tambahan..

Alat-alat yang perlu disiapkan sebagai berikut :

    Cutter
    Gerinda atau kikir kecil. Bisa pakai kikir gunting kuku, tapi bakal gempor tangannya.
    Obeng minus sedang



Material :

    Selang dengan ukuran sama seperti selang bawaan. Harga 6rb/meter. Butuh sekitar 30 cm.



gambar 3 - Selang

Selang bisa di beli di bengkel motor atau di toko akuarium. Kalau bisa yang tahan panas ya gan, supaya gak leleh gara2 kepanasan di dalem kap mobil.


Langkah-langkah Pengerjaan:
Pertama ya pasti berdoa dulu gan.. Biar diberi kemudahan dalam pengerjaannya.

Pengerjaan dimulai dari nozzle sisi driver. Lepas selang pendek setelah tee.


gambar 4 - nozzle connector
Copot nozzle oem dengan cara mencungkil salah 1 lock ke arah tengah nozzle dengan menggunakan obeng minus kemudian dari sisi atas di tarik pakai tangan sambil di goyang2..


gambar 5 - nozzle connector 2
Setelah copot, lanjutkan yang di sisi penumpang. Langkahnya sama, lepas selang lanjut di congkel pakai obeng minus & ditarik dari atas.

Masuk ke langkah selanjutnya yaitu modifikasi nozzle oem innova. Berikut foto nozzle innova tanpa modifikasi kalau dimasukkan ke lubang kap livina.


Gambar 6 - nozzle innova tanpa modifikasi

Terlihat nozzle mentok di bagian body samping kiri kanan dan bagian lock nya..

Untuk bagian body bisa di papras pakai kikir kecil supaya bisa masuk. Yang agak susah adalah papras bagaian ujung locknya. Saya pakai pisau lipat/cutter untuk papras bagian lock. Berikut hasil paprasan/modifikasi nozzle yang saya lakukan.


gambar 7 - modif nozzle innova


gambar 8 - modif nozzle innova
gak rapi kerjaannya gan.
Kalau mau lebih sip, sehabis di papras lanjut di amplas biar mulus..
Selanjutnya bisa dites apakah nozzle sudah bisa masuk dengan sempurna atau belum. Kalo belum, lanjut lagi di papras sampai bisa masuk. Paprasnya jangan terlalu dalem juga ya gan, nanti malah kendor.


gambar 9 - tes pasang nozzle


gambar 10 - tes pasang nozzle
Masukinnya miring dari sisi connector dulu ya gan. Baru di luruskan dan lanjut ditekan sampai mentok. Kalau sekiranya sudah ok tingkat kekencangannya, bisa dilepas lagi dengan cara yang sama waktu lepas nozzle oem livina.


gambar 11 - Nozzle terpasang

Lakukan langkah yang sama untuk nozzle yang di sisi penumpang.

Lanjut ke perselangan..
Lepas selang panjang yang ke arah nozzle sisi penumpang (kanan) dan masukkan ke lubang seperti dibawah ini..


gambar 12 - selang nozzle kanan
Jadi nanti selang tidak lewat luar tapi lewat dalam via lubang nozzle sisi driver. Hal ini dimaksudkan supaya selang tidak terlipat karena connector nozzle menghadap samping.
Setelah itu ujung selang dikeluarkan ke lubang di atas hood kemudian di connect ke nozzle. Lanjut pasang nozzlenya dan tekan sampai posisinya rata dengan hood.

Sedangkan selang untuk nozzle sisi driver menggunakan selang baru karena bawaannya pendek.
Potong selang dengan panjang kurang lebih 30 cm. Pasang ujung selang ke Tee. Ujung yang lain dimasukkan ke lubang hood dan di connect ke nozzle.
Setelah itu masukkan sisa selang ke lubang dan pasang nozzle'nya.
Hasil akhirnya seperti ini:


gambar 13 - selang nozzle sisi driver

Sisa selang nantinya akan "mlungker" di dalam sehingga tidak ada selang yang terlipat.

Dalam bagian per'selangan ini gak baku harus seperti di atas kok gan.. Se'kreatifnya agan2 aja dalam routing selangnya. Intinya adalah supaya selang tidak terlipat karena posisi connector di nozzle innova menghadap samping.

Setelah semua selesai dipasang, bagian selanjutnya yang paling mendebarkan adalah commissioning atau uji coba. Kalau air masih tidak mau keluar, mungkin ada bagian selang yang masih terlipat. Dicek ulang di bagian per'selangannya.
Kalau masih gak bisa, mungkin tadi waktu di awal lupa berdoa gan..

Di saya, begitu saya tes pada awalnya agak lama keluar airnya. Ini disebabkan air mengisi selang yang tadi kosong akibat di otak-atik.
Selanjutnya, nyemburnya joss gandhos kalo kata om Alul..


gambar 14 - semprotan nozzle baru

Butiran2 air menyebar cukup rata ke seluruh bagian kaca.


gambar 15 - water beading di windshield


gambar 16 - water beading di windshield
Maap kalo potonya ndak jelas. Gak ada yang bantuin pencet tuas washer'nya.

Kelebihannya sekarang semprotan wiper jadi gak kalah sama punya ipah.. Nyebar dan meminimalisir baret2 akibat wiper jalan dengan kondisi kaca kering.

Kekurangannya mungkin air washer jadi cepet abis gara2 pengen nyemprot terus..

Sekian tutorial DIY dari saya. mungkin sedikit repost karena sudah banyak yang DIY sendiri..
Mudah2an membantu agan2..

Kalau ada masukan dari agan2 semua, silahkan di sampaikan. Feel free ajah ya gan..

Sumber : http://otodiy.blogspot.co.id/2013/07/diy-ganti-nozzle-washer-oem-livina-ke.html